Portal Berita Game Dan Informasi Teknologi Gadget, Cara Cheat Game, FF Mod Apk Paling Update Di Tahun 2020

Penjualan Sensor Sony Naik Tajam, Unit Ponsel Masih Lesu

Penjualan Sensor Sony Naik Tajam, Unit Ponsel Masih Lesu
Penjualan Sensor Sony Naik Tajam, Unit Ponsel Masih Lesu

LintasPonsel.com – Sony mencatat pertumbuhan signifikan di tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2025. Divisi Imaging & Sensing Solutions (I&SS), yang menangani sensor gambar, mencetak rekor pendapatan. Penjualan divisi ini mencapai 1,799 triliun yen atau sekitar Rp 201,6 triliun. Angka ini naik 196 miliar yen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Baca Juga: Stellar Blade Dikabarkan Rilis di Nintendo Switch 2

Pendapatan operasional divisi sensor juga naik tajam dari 67,6 miliar yen menjadi 261 miliar yen. Kenaikan ini ditopang permintaan tinggi atas sensor gambar untuk smartphone. Selain itu, penguatan yen terhadap mata uang asing juga meningkatkan angka dalam laporan.

Biaya Produksi dan R&D Juga Meningkat

Sony mencatat bahwa meski pendapatan meningkat, biaya produksi juga ikut naik. Selain itu, perusahaan menggelontorkan dana lebih besar untuk riset dan pengembangan. Sony berencana mempercepat transisi ke teknologi semikonduktor yang lebih canggih.

Divisi Gaming Tetap Menguntungkan

Divisi Game & Network Services (G&NS) juga menunjukkan hasil positif. Penjualan mencapai 4,670 triliun yen atau sekitar Rp 532,5 triliun. Angka ini naik dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan 4,267 triliun yen.

Kenaikan ini sebagian besar berasal dari game pihak ketiga. Meski begitu, penjualan konsol PlayStation menurun. Namun, pelanggan lebih banyak memilih layanan premium PlayStation Plus.

Divisi Elektronik Melemah, Termasuk Smartphone

Unit Entertainment, Technology & Services (ET&S) mengalami penurunan. Divisi ini membawahi produk seperti TV, kamera, dan smartphone. Total penjualan turun dari 2,453 triliun yen menjadi 2,409 triliun yen atau sekitar Rp 270 triliun.

Bisnis smartphone menyumbang 279 miliar yen atau sekitar Rp 31,2 triliun. Angka ini menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 299 miliar yen. Penjualan smartphone Sony hanya setengah dari penjualan TV, yang juga turun dari 624 miliar yen menjadi 564 miliar yen.

Sony Akan Ubah Strategi Produk

Sony menyadari perlunya perubahan besar pada divisi yang melemah. Mereka akan mengubah struktur penjualan, desain, dan produksi smartphone serta TV. Fokus ke depan akan beralih ke pengembangan teknologi tampilan dan transmisi.

Sony menegaskan bahwa teknologi layar dan transmisi sangat penting bagi proses kreasi. Oleh karena itu, perusahaan akan memprioritaskan teknologi kreasi daripada sekadar mengejar volume penjualan.

“Baca Juga: Fairphone 6 Resmi Dirilis, Bisa Bongkar Pasang 12 Komponen

Kesimpulan

Sony menunjukkan kekuatan di sektor sensor kamera dan game. Namun, bisnis smartphone masih tertinggal. Perusahaan kini menyiapkan strategi baru untuk mengatasi tantangan dan fokus pada teknologi masa depan.