LintasPonsel.com – Nvidia, Arm, dan Microsoft memulai kampanye bersama untuk memperkenalkan era baru PC. Ketiga perusahaan itu membagikan teaser serupa pada akhir Mei 2026 melalui media sosial.
Akun Nvidia, Nvidia AI PC, Windows, dan Arm mengunggah pesan yang sama secara terkoordinasi. Mereka juga menyertakan koordinat lokasi yang mengarah ke Taipei Music Center.
Lokasi tersebut menjadi tempat pidato utama CEO Nvidia, Jensen Huang, dalam ajang GTC Taipei 2026. Karena itu, banyak pengamat industri meyakini Nvidia akan mengumumkan produk PC baru pada acara tersebut.
Selain itu, kampanye ini memicu spekulasi mengenai laptop Windows berbasis Arm yang menggunakan chip buatan Nvidia.
“Baca Juga: Lenovo LOQ Monitor Gaming Meluncur, Mulai Rp1 Jutaan“
Nvidia Siapkan Chip N1 dan N1X untuk Laptop Windows
Berbagai laporan industri menyebut Nvidia akan memperkenalkan dua prosesor baru, yaitu N1 dan N1X. Kedua chip tersebut telah lama menjadi bahan pembicaraan di kalangan pengamat teknologi.
Nvidia merancang N1X sebagai model yang lebih premium. Sementara itu, Nvidia menempatkan N1 sebagai pilihan yang lebih hemat daya.
Beberapa bocoran menyebut N1X menggunakan kombinasi inti CPU Arm dan grafis Blackwell. Nvidia juga melengkapi chip tersebut dengan memori LPDDR5X terpadu.
Varian tertinggi N1X dikabarkan membawa 20 inti CPU. Konfigurasi itu terdiri dari 10 inti Cortex-X925 dan 10 inti Cortex-A725.
Selain itu, Nvidia memasangkan GPU Blackwell dengan 6.144 inti CUDA pada model tertinggi. Versi lainnya membawa spesifikasi yang sedikit lebih rendah namun tetap menawarkan performa tinggi.
Chip N1X juga mendukung kapasitas memori hingga 128GB. Nvidia turut menyediakan dukungan jalur PCIe generasi terbaru untuk perangkat premium.
N1 Hadir untuk Laptop Tipis dan Efisien
Nvidia mengembangkan N1 untuk pasar yang lebih luas. Chip ini menargetkan laptop tipis dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Bocoran menunjukkan N1 hadir dalam konfigurasi 10 inti dan 12 inti. Nvidia juga memasangkan grafis Blackwell dengan jumlah inti CUDA yang lebih sedikit dibanding N1X.
Meski demikian, N1 tetap menawarkan kemampuan komputasi yang kuat. Karena itu, chip ini berpotensi menjadi pilihan menarik untuk laptop berbasis AI.
Selain lebih hemat daya, N1 juga mendukung memori LPDDR5X hingga 64GB. Dukungan tersebut cukup untuk kebutuhan produktivitas modern dan pemrosesan AI lokal.
Lenovo dan Dell Berpotensi Menjadi Mitra Awal
Sejumlah laporan menyebut Lenovo dan Dell akan menjadi pengadopsi awal chip baru Nvidia.
Lenovo dikabarkan sedang menyiapkan beberapa produk baru. Daftar tersebut mencakup IdeaPad Slim 5, Yoga Pro 7, dan Yoga 9 2-in-1.
Selain itu, Lenovo juga disebut akan memperbarui lini Legion 5, Legion 7, dan Legion 9. Bahkan, Lenovo berencana menyegarkan desktop gaming Legion T5 pada akhir tahun.
Langkah tersebut menunjukkan kepercayaan produsen perangkat terhadap strategi baru Nvidia.
Kolaborasi Tiga Raksasa Bisa Mengubah Pasar PC
Nvidia selama ini memimpin pasar kartu grafis. Namun kini perusahaan tersebut mulai memperluas bisnis ke pasar prosesor laptop.
Melalui kerja sama dengan Arm dan Microsoft, Nvidia ingin menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih efisien. Di sisi lain, Arm menyediakan arsitektur hemat daya. Microsoft kemudian menghadirkan dukungan penuh melalui sistem operasi Windows.
Kombinasi tersebut dapat menciptakan pesaing baru bagi Intel dan AMD. Selain itu, pengguna berpotensi memperoleh laptop dengan baterai lebih awet dan kemampuan AI yang lebih kuat.
Karena itu, banyak pihak menilai pengumuman Nvidia di Taipei sebagai langkah penting bagi industri PC. Publik kini menunggu detail resmi yang akan menjelaskan arah baru komputasi Windows dalam beberapa tahun mendatang.
“Baca Juga: realme C100i Resmi Dijual, Usung Baterai 7000mAh“












