LintasPonsel.com – Samsung kembali memicu perbincangan lewat bocoran Galaxy S26 series. Seorang leaker ternama, Ice Universe, membagikan poster spesifikasi yang diduga milik lini tersebut.
Ice Universe memberi catatan bahwa data itu belum final. Namun, banyak pengamat melihat pola yang cukup meyakinkan. Biasanya, bocoran seperti ini mengarah pada spesifikasi mendekati produk akhir.
Samsung disebut menyiapkan tiga model utama. Perusahaan menghadirkan Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Selain itu, Samsung tampak memperlebar jarak fitur antar model.
“Baca Juga: Apple Siap Rilis MacBook M5 dan iPad Terbaru Awal Maret“
Harga Naik, Segmentasi Makin Jelas
Samsung kabarnya membanderol Galaxy S26 mulai €999. Kemudian, Galaxy S26+ menyentuh €1269. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra mencapai €1469.
Harga tersebut langsung memicu diskusi soal nilai yang ditawarkan. Banyak konsumen membandingkan harga itu dengan kompetitor asal China.
Galaxy S26 reguler membawa layar 6,3 inci AMOLED dengan refresh rate 120Hz. Selain itu, Samsung menyematkan baterai 4300mAh. Namun, perusahaan hanya memberi pengisian daya 25W.
Keputusan itu terlihat konservatif. Banyak pesaing sudah menawarkan pengisian jauh lebih cepat.
Selanjutnya, Galaxy S26+ hadir dengan layar 6,7 inci beresolusi lebih tinggi. Samsung juga meningkatkan baterai menjadi 4900mAh. Perusahaan mendukung pengisian daya 45W pada model ini.
Di sisi lain, Galaxy S26 Ultra tampil paling agresif. Samsung membekali layar 6,9 inci dan baterai 5000mAh. Selain itu, perusahaan meningkatkan pengisian daya hingga 60W.
Semua model memakai perlindungan Gorilla Armor 2. Dengan demikian, Samsung ingin meningkatkan daya tahan perangkat.
Perbedaan Prosesor Picu Perdebatan
Samsung kembali memakai dua jenis prosesor berbeda. Strategi ini sering memicu perdebatan di kalangan penggemar.
Galaxy S26 dan S26+ memakai Exynos 2600. Sementara itu, Galaxy S26 Ultra memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm.
Exynos 2600 menawarkan kecepatan tinggi untuk multitasking dan game berat. Namun, sebagian pengguna masih meragukan efisiensinya.
Sebaliknya, Snapdragon versi terbaru menjanjikan performa lebih ekstrem. Chip tersebut mampu menjalankan tugas berat dengan stabil.
Selain prosesor, Samsung juga membedakan kapasitas memori. Model reguler dan Plus membawa RAM 12GB. Ultra membawa RAM 16GB dengan opsi penyimpanan hingga 1TB.
Perbedaan ini mempertegas posisi Ultra sebagai perangkat premium sejati.
Kamera Ultra Tampil Lebih Agresif
Samsung tetap menjadikan kamera sebagai senjata utama. Namun, perbedaan antar model terlihat semakin jelas.
Galaxy S26 dan S26+ membawa kamera utama 50MP. Selain itu, Samsung menambahkan lensa telefoto 10MP dengan zoom 3x. Perusahaan juga menyematkan lensa ultra-wide 12MP.
Konfigurasi tersebut cukup untuk kebutuhan harian. Pengguna bisa menghasilkan foto tajam untuk media sosial.
Sebaliknya, Galaxy S26 Ultra tampil jauh lebih ambisius. Samsung menyematkan kamera utama 200MP dengan bukaan besar. Kamera ini mampu menangkap detail tinggi dalam kondisi minim cahaya.
Selain itu, Samsung menambahkan lensa periskop 50MP dengan zoom optik 5x. Perusahaan juga menyertakan lensa telefoto tambahan 10MP untuk zoom 3x.
Lebih lanjut, Samsung meningkatkan kamera ultra-wide menjadi 50MP. Dengan demikian, kualitas foto tetap konsisten di berbagai sudut pengambilan gambar.
Strategi Berani Samsung di 2026
Secara keseluruhan, Samsung terlihat fokus pada diferensiasi tajam. Perusahaan mendorong varian Ultra sebagai simbol performa tertinggi.
Di sisi lain, model reguler dan Plus menawarkan peningkatan yang lebih aman. Namun, harga yang naik membuat konsumen semakin kritis.
Kini, publik menunggu konfirmasi resmi dari Samsung. Jika bocoran ini akurat, Galaxy S26 Ultra akan menjadi monster baru di pasar flagship 2026.
“Baca Juga: Leslie Benzies Cuti Panjang, Mark Gerhard Pimpin Build a Rocket Boy“












