LintasPonsel.com – Samsung Hong Kong mengonfirmasi bahwa beberapa perangkat flagship lama tidak akan menerima One UI 8.5.
Perangkat tersebut meliputi Galaxy S22, Galaxy Z Fold 4, dan Galaxy Z Flip 4.
Samsung telah merilis daftar perangkat yang berhak mendapatkan pembaruan terbaru. Namun, ketiga model tersebut tidak muncul dalam daftar penerima.
Keputusan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Samsung meluncurkan Galaxy S22 pada 2022 dengan janji empat tahun pembaruan sistem operasi.
Karena masa dukungan tersebut telah berakhir, Samsung menghentikan pembaruan sistem utama untuk perangkat itu.
“Baca Juga: Nvidia Siapkan PC Windows Arm Baru dengan Dukungan AI“
Pengguna Masih Mendapatkan Update Keamanan
Meski kehilangan One UI 8.5, pengguna tidak perlu khawatir dalam waktu dekat.
Samsung masih menyediakan pembaruan keamanan selama satu tahun ke depan untuk Galaxy S22, Galaxy Z Fold 4, dan Galaxy Z Flip 4.
Dukungan tersebut membantu perangkat tetap aman untuk aktivitas sehari-hari.
Namun, pengguna perlu mulai mempertimbangkan rencana upgrade karena masa dukungan perangkat semakin terbatas.
Selain itu, harga komponen smartphone terus meningkat dari tahun ke tahun.
Karena itu, menunggu terlalu lama belum tentu menjadi pilihan terbaik.
Galaxy S26 Jadi Pilihan Upgrade yang Menarik
Samsung saat ini menawarkan berbagai promo untuk lini Galaxy S26.
Kondisi tersebut membuat perangkat flagship terbaru lebih mudah dijangkau oleh pengguna.
Galaxy S26 juga menghadirkan berbagai fitur baru yang tidak tersedia pada perangkat generasi lama.
Salah satu daya tarik utamanya adalah teknologi Galaxy AI yang lebih canggih.
Fitur tersebut membantu pengguna dalam produktivitas, fotografi, dan berbagai aktivitas harian.
Karena itu, banyak pengguna mulai melirik Galaxy S26 sebagai penerus perangkat mereka.
One UI 8.5 Hadir dengan Banyak Peningkatan
Samsung membangun One UI 8.5 di atas Android 16.
Versi terbaru ini membawa perubahan tampilan yang lebih modern dan lebih fleksibel.
Pengguna kini dapat mengatur panel cepat sesuai kebutuhan mereka.
Selain itu, Samsung juga meningkatkan fitur Quick Share sehingga pengguna dapat berbagi file dengan perangkat iPhone.
Perusahaan juga menambahkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung pengalaman penggunaan yang lebih praktis.
Fitur pengeditan foto berbasis AI menjadi salah satu peningkatan yang paling menarik perhatian.
Banyak Pengguna Menyambut Positif One UI 8.5
Sebagian besar pengguna memberikan tanggapan positif terhadap One UI 8.5.
Mereka melaporkan animasi yang lebih halus dan kinerja perangkat yang lebih responsif.
Selain itu, banyak pengguna merasakan peningkatan daya tahan baterai setelah melakukan pembaruan.
Meski demikian, beberapa pengguna tetap menemukan kendala.
Sebagian kecil pengguna melaporkan konsumsi baterai yang lebih tinggi, suhu perangkat yang meningkat, dan gangguan jaringan 5G.
Namun, jumlah laporan tersebut relatif kecil dibandingkan respons positif yang diterima Samsung.
Samsung Sudah Menyiapkan One UI 9
Samsung tidak berhenti pada One UI 8.5.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut telah membuka program One UI 9 Beta untuk Galaxy S26.
Versi baru ini menggunakan Android 17 sebagai dasar sistem operasinya.
Samsung berencana meluncurkan versi final bersamaan dengan peluncuran Galaxy Z Fold 8.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa Samsung terus mempercepat pengembangan perangkat lunaknya.
Akhir Era Pembaruan untuk Galaxy S22
Berakhirnya dukungan One UI utama menandai babak baru bagi pengguna Galaxy S22 dan perangkat lipat Samsung generasi 2022.
Meski demikian, perangkat tersebut tetap menawarkan performa yang baik untuk penggunaan harian.
Samsung juga telah memenuhi seluruh janji pembaruan sistem operasi yang diberikan saat peluncuran.
Karena itu, pengguna masih dapat menikmati perangkat mereka dengan nyaman selama masa pembaruan keamanan berlangsung.
Namun, bagi pengguna yang menginginkan fitur AI terbaru dan pengalaman perangkat lunak paling baru, upgrade ke generasi terbaru menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
“Baca Juga: REIWA VS-2501 Meluncur, Vacuum Cleaner Nirkabel Baru“










