LintasPonsel.com – Tensor G5 vs Snapdragon 8 Gen 2: Google merilis Tensor G5 pada Agustus 2025 dengan janji performa tinggi. Chipset ini langsung dibandingkan dengan Snapdragon 8 Gen 2, meski Snapdragon sudah berusia tiga tahun. Pertanyaannya, apakah Tensor G5 akhirnya mampu mengalahkan veteran Qualcomm, atau justru masih kalah jauh?
“Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 5 vs Dimensity 9500: Duel Gadget 2025“
Benchmark AnTuTu: CPU vs GPU
Dalam uji AnTuTu, Snapdragon 8 Gen 2 mencetak skor 1.512.682. Tensor G5 berada di angka 1.429.557. Snapdragon terlihat unggul, tetapi cerita sebenarnya ada pada rincian skor.
Tensor G5 lebih kuat di CPU dengan skor 483.989. Snapdragon hanya mencetak 373.687. Ini artinya Tensor unggul 29% dalam pengolahan data. Namun, Snapdragon membalas dengan GPU yang jauh lebih cepat. Snapdragon mendapat skor 599.957, sedangkan Tensor hanya 416.313. Snapdragon unggul 44% untuk gaming dan grafis 3D.
Skor memory dan UX keduanya berdekatan. Tensor unggul sedikit di memory, sedangkan Snapdragon lebih halus di UX. Bagi pemakaian harian, keduanya sudah sangat lancar. Namun, untuk game berat, Snapdragon tetap lebih meyakinkan.
Geekbench: Kekuatan CPU Tensor G5
Google menyebut Tensor G5 membawa peningkatan CPU rata-rata 30% dibanding Tensor G4. Klaim ini terbukti dalam Geekbench.
Pada single-core, Tensor mencetak 2.316 poin. Snapdragon hanya 1.912. Keunggulan 21% ini memberi respons lebih cepat saat membuka aplikasi atau browsing. Pada multi-core, jaraknya makin besar. Tensor mendapat 6.452 poin, sedangkan Snapdragon 5.204. Tensor unggul 24% dalam multitasking dan aplikasi berat.
Jadi, bagi pengguna produktif, Tensor G5 memberi pengalaman lebih responsif. Tetapi, Snapdragon masih memimpin untuk grafis tinggi.
Spesifikasi Teknis yang Membuat Beda
Tensor G5 diproduksi dengan proses 3nm, lebih modern daripada Snapdragon 8 Gen 2 yang memakai 4nm. Konfigurasi CPU Tensor juga lebih baru. Ia menggunakan Cortex-X4 dan Cortex-A725, yang lebih gesit dibanding core Snapdragon lama.
Namun, Tensor tertinggal di GPU. Ia mengandalkan PowerVR tanpa dukungan ray tracing. Snapdragon memakai Adreno 740 yang mendukung fitur gaming khusus.
Untuk AI, Tensor membawa Edge TPU yang lebih pintar dalam pengolahan data. Konektivitasnya juga lebih segar dengan Bluetooth 6.0, sementara Snapdragon masih memakai versi 5.3.
Dampak Bagi Konsumen
Kedua chipset menawarkan keunggulan berbeda. Tensor G5 unggul di efisiensi dan CPU cepat. Snapdragon tetap juara untuk grafis, gaming, dan rendering 3D.
Jika Anda fokus pada multitasking, produktivitas, dan AI, Tensor G5 adalah pilihan menarik. Jika Anda lebih sering bermain game berat, Snapdragon 8 Gen 2 masih lebih meyakinkan.
Tensor G5 vs Snapdragon 8 Gen 2: Mana yang Layak Dipilih?
Tensor G5 akhirnya mampu menantang Snapdragon dengan CPU lebih kuat. Snapdragon 8 Gen 2 tetap relevan berkat GPU tangguh.
Pada akhirnya, pilihan kembali ke kebutuhan pengguna. Apakah Anda lebih butuh performa kerja sehari-hari yang cepat, atau pengalaman gaming yang stabil? Jawaban itu akan menentukan chipset mana yang layak menemani smartphone Anda.
“Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S10 Lite, Tablet AI Serbaguna“










