LintasPonsel.com – Pertarungan chipset flagship tahun 2025 resmi dimulai. Qualcomm memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 di ajang tahunan Snapdragon Summit, Maui, Hawaii. Chipset ini hadir bukan sebagai pembaruan kecil, melainkan lompatan besar yang menantang Apple di puncak performa.
“Baca Juga: Itel Super 26 Ultra: Gadget 6nm dengan Layar 144Hz Murah“
CPU Oryon Generasi Ketiga
Qualcomm menanamkan CPU Oryon generasi ketiga dengan prime core berkecepatan 4.6GHz. Klaim perusahaan menyebut peningkatan performa 20% dan efisiensi 35%. Artinya, pengguna bisa merasakan tenaga lebih besar tanpa harus mengorbankan daya tahan baterai.
Benchmark awal memperkuat klaim itu. Perangkat Xiaomi 17 standar mencatat skor Geekbench 3.705 untuk single-core dan 11.228 untuk multi-core. Hasil ini mendekati performa Apple A19 Pro untuk single-core dan bahkan sedikit unggul di multi-core. Qualcomm kini tidak hanya mengejar, tetapi mulai menyamai pencapaian Apple.
GPU Adreno dan AI Hexagon NPU
Bagi gamer, GPU Adreno terbaru menawarkan peningkatan performa 23%. Qualcomm juga menghadirkan ray tracing lebih mulus dengan detail cahaya dan bayangan realistis. Gaming mobile semakin mendekati kualitas konsol dengan pengalaman visual yang imersif.
Namun, perhatian utama terletak pada Hexagon NPU. Unit ini mencatat peningkatan kemampuan AI sebesar 37%. Pengguna bisa menikmati fitur seperti pengeditan foto generatif, terjemahan real-time lebih akurat, hingga asisten virtual yang responsif. Semua proses berjalan di perangkat tanpa ketergantungan penuh pada cloud. AI kini menjadi fondasi utama, bukan sekadar pelengkap.
Kamera Profesional di Smartphone
Qualcomm melengkapi chipset dengan Spectra ISP yang lebih canggih. Fitur utama datang dari dukungan Advanced Professional Video (APV). Snapdragon 8 Elite Gen 5 menjadi platform mobile pertama yang mampu merekam video 8K near-lossless. Kreator konten kini semakin dimanjakan dengan kualitas rekaman setara perangkat profesional.
Modem 5G X85 dan Dukungan Vendor
Konektivitas tetap menjadi senjata utama. Modem 5G X85 mendukung spektrum sub-6GHz dan mmWave untuk koneksi cepat dan stabil di berbagai kondisi. Lebih dari selusin vendor besar langsung mengadopsi chipset ini. Nama-nama seperti Samsung, Xiaomi, OnePlus, Oppo, Vivo, Realme, hingga ASUS ROG sudah masuk daftar.
Xiaomi 17 series akan menjadi perangkat pertama yang mengusung Snapdragon 8 Elite Gen 5. Setelah itu, iQOO 15 dan OnePlus 15 siap menyusul. Dukungan luas ini memperlihatkan besarnya kepercayaan industri terhadap performa Qualcomm.
Kesimpulan: Ambisi Qualcomm di 2025
Snapdragon 8 Elite Gen 5 bukan sekadar rilis chipset baru. Qualcomm mengirim pesan jelas bahwa mereka siap menantang dominasi Apple Silicon. Target utamanya bukan hanya skor benchmark tinggi, tetapi performa nyata yang konsisten dirasakan pengguna.
Tahun 2025 akan menjadi ajang pembuktian. Apakah Qualcomm berhasil menggeser Apple dari puncak? Persaingan ketat ini pada akhirnya memberi keuntungan bagi konsumen. Semakin banyak pilihan berarti semakin besar peluang menikmati inovasi terbaik di smartphone flagship.
“Baca Juga: realme 15 Series 5G Hadir dengan Fitur AI untuk Anak Muda“










