Portal Berita Game Dan Informasi Teknologi Gadget, Cara Cheat Game, FF Mod Apk Paling Update Di Tahun 2020
Berita  

Samsung Haean Hadir sebagai Kacamata XR dengan Lensa Adaptif

Samsung Haean Hadir sebagai Kacamata XR dengan Lensa Adaptif
Samsung Haean Hadir sebagai Kacamata XR dengan Lensa Adaptif

LintasPonsel.com – Samsung terus memperluas portofolio perangkat pintar dengan proyek baru bernama “Haean”. Kacamata XR ini hadir sebagai perangkat ringan yang nyaman dipakai seharian. Bocoran terbaru mengungkap fitur lensa transisi yang mampu menyesuaikan cahaya secara otomatis. Fitur itu membuat kacamata ini sangat berbeda dari pesaing di pasar wearable.

“Baca Juga: Vivo S50 Pro Mini Ungkap Chip Snapdragon 8 Gen 5

Kacamata XR Baru dengan Pendekatan Produk Berbeda

Samsung sebelumnya merilis headset Galaxy XR sebagai perangkat kelas berat. Namun “Haean” muncul dengan konsep terpisah. Nomor model SM-O200P menunjukkan pendekatan produk baru. Samsung tampaknya ingin menawarkan perangkat XR yang lebih sederhana dan mudah digunakan.

Laporan GalaxyClub menunjukkan bahwa “Haean” tidak menargetkan pasar yang sama dengan Galaxy XR. Samsung justru ingin menyasar pengguna yang ingin perangkat ringan untuk aktivitas harian.

Lensa Transisi Cerdas untuk Kenyamanan Seharian

Fitur lensa transisi menjadi daya tarik terbesar pada kacamata ini. Lensa akan menggelap otomatis saat terkena cahaya matahari. Lensa juga kembali jernih ketika pengguna memasuki ruangan. Perubahan ini terjadi dalam hitungan detik sehingga memberi kenyamanan visual.

Fitur ini menyelesaikan masalah klasik kacamata pintar. Pengguna tidak perlu membawa kacamata hitam tambahan. Pengguna juga tidak perlu menyesuaikan penglihatan setiap kali berpindah tempat. Samsung tampaknya ingin menghadirkan pengalaman yang natural bagi pengguna sehari-hari.

Konektivitas Minimalis untuk Pengalaman Lebih Ringan

Samsung memilih pendekatan minimalis untuk konektivitas. “Haean” hanya mendukung Wi-Fi dan Bluetooth. Samsung tidak memberikan opsi jaringan seluler mandiri.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Samsung ingin menjadikan kacamata ini sebagai perangkat pendamping smartphone. Smartphone tetap menangani komputasi berat. Sementara itu, kacamata memberi pengalaman XR ringan yang tidak membuat pengguna cepat lelah.

Fokus pada Efisiensi Daya dan Kenyamanan

Bocoran menyebut penggunaan chip Qualcomm AR1 yang dipadukan dengan chip NXP. Kombinasi itu bertujuan meningkatkan efisiensi daya. Baterai berkapasitas 155 mAh mungkin terdengar kecil. Namun ukuran itu sesuai dengan kebutuhan perangkat yang fokus pada fitur sederhana.

Samsung ingin menjaga kenyamanan pemakaian sepanjang hari. Penggunaan komponen berdaya rendah membantu kacamata tetap tipis dan ringan.

Kamera untuk Fungsi AR Dasar

Bocoran sebelumnya menyebut penggunaan sensor Sony IMX681 12MP. Kamera ini bukan dirancang untuk merekam vlog atau foto profesional. Kamera ini lebih berfungsi untuk memantau gerakan tangan dan menunjang fitur AR.

Pendekatan ini menegaskan bahwa Samsung lebih memprioritaskan pengalaman XR ringan. Samsung tidak ingin membuat produk yang memaksakan kemampuan tinggi dengan mengorbankan kenyamanan.

Bagian dari Ekosistem Wearable Samsung

Keberadaan kacamata ini menunjukkan strategi besar Samsung dalam mengembangkan ekosistem wearable. “Haean” dapat menjadi perangkat jembatan antara smartphone dan headset Galaxy XR. Perangkat ini memberi pengalaman AR dasar tanpa kompleksitas perangkat XR penuh.

Samsung juga menunda peluncuran kacamata ini dari jadwal yang sebelumnya diperkirakan. Keputusan itu kemungkinan dilakukan untuk menyiapkan produk yang lebih matang. Samsung juga tidak ingin membingungkan pengguna dengan terlalu banyak perangkat XR dalam waktu bersamaan.

Target Peluncuran dan Peluang Pasar

Bocoran menyebut bahwa perangkat ini mungkin rilis pada awal 2026. Samsung tampaknya membidik pengguna yang ingin perangkat praktis untuk aktivitas harian. Perangkat ini bukan untuk menggantikan headset XR kelas berat. Perangkat ini lebih cocok sebagai pintu masuk bagi pengguna baru yang ingin mencoba teknologi XR.

Dengan pendekatan human-centered design, Samsung ingin menghadirkan teknologi yang benar-benar nyaman digunakan. “Haean” bisa menjadi perangkat wearable yang akhirnya “benar-benar wearable”, bukan hanya aksesori teknologi.

“Baca Juga: Galaxy Buds 4 Pro Hadirkan Fitur Cari HP Lewat Charging Case