LintasPonsel.com – Apple kabarnya akan memperkenalkan iPhone Ultra dalam acara September 2026. Namun, Apple kemungkinan tidak langsung menjual perangkat tersebut secara global.
Laporan terbaru dari Australia menyebut Apple akan memprioritaskan Amerika Serikat untuk penjualan awal. Setelah itu, Apple kemungkinan memperluas penjualan ke beberapa pasar utama, termasuk China.
Kabar tersebut tentu mengecewakan penggemar Apple di berbagai negara. Mereka harus menunggu lebih lama untuk membeli ponsel lipat pertama Apple.
“Baca Juga: iPhone 18 Dikabarkan Rilis 2027, Pro Meluncur Duluan“
Kendala Produksi Hambat Penjualan iPhone Ultra
Masalah produksi menjadi salah satu alasan utama Apple menyiapkan peluncuran bertahap. Pemasok Apple kabarnya menghadapi kendala selama proses pengujian produksi.
Engsel dan layar lipat menjadi dua komponen yang paling banyak menghadapi masalah. Kondisi tersebut kemudian memengaruhi jadwal produksi massal iPhone Ultra.
Apple awalnya menjadwalkan produksi massal pada Juni. Namun, perusahaan kemudian menggeser jadwal tersebut hingga Agustus.
Bahkan, Foxconn masih melakukan penyesuaian terhadap rencana produksi pada akhir Juli. Sejumlah sumber juga memperkirakan proses pengujian dapat menunda produksi hingga dua bulan.
Karena itu, Apple kemungkinan memilih pasar tertentu untuk tahap awal. Strategi tersebut dapat membantu Apple mengatur pasokan ketika kapasitas produksi masih terbatas.
Harga iPhone Ultra Berpotensi Sangat Mahal
Laporan tersebut juga menyebut Apple belum tentu mengumumkan harga iPhone Ultra pada September. Apple kemungkinan hanya memperkenalkan perangkat tanpa mengungkap harga jual resminya.
Selain itu, laporan memperkirakan harga iPhone Ultra di Australia cukup tinggi. Harganya bahkan bisa mencapai AUD 700 lebih mahal daripada Galaxy Z Fold8.
Jika perkiraan tersebut benar, harga iPhone Ultra dapat mencapai sekitar AUD 3.699. Namun, Apple belum mengonfirmasi informasi mengenai harga tersebut.
Karena itu, pembaca perlu menganggap seluruh informasi tersebut sebagai rumor. Apple belum memberikan pernyataan resmi mengenai harga dan jadwal penjualan iPhone Ultra.
iPhone 18 Pro Tetap Meluncur pada September
Sementara itu, Apple tetap menyiapkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max untuk acara September. Kedua model tersebut kemungkinan hadir bersama sejumlah peningkatan perangkat keras.
Salah satu rumor menyebut Apple akan meningkatkan kapasitas RAM pada kedua model Pro. Namun, Apple belum mengonfirmasi spesifikasi tersebut secara resmi.
Dengan demikian, iPhone Ultra kemungkinan mengikuti strategi peluncuran berbeda. Apple tampaknya ingin memastikan kesiapan produksinya sebelum memperluas distribusi.
Apple Hadapi Tantangan di Pasar Ponsel Lipat
Kehadiran iPhone Ultra akan membawa Apple memasuki persaingan ponsel lipat secara langsung. Samsung selama ini menjadi salah satu pemain utama dalam segmen tersebut.
Namun, Apple menghadapi tantangan besar sebelum perangkat tersebut tersedia secara luas. Produksi layar lipat dan engsel membutuhkan proses yang lebih kompleks.
Karena itu, Apple kemungkinan memilih peluncuran bertahap untuk menjaga kualitas produk. Strategi tersebut juga dapat membantu perusahaan mengendalikan pasokan pada tahap awal.
Bagi konsumen Indonesia, informasi ini berarti mereka mungkin harus menunggu lebih lama. Apple belum mengumumkan jadwal resmi penjualan iPhone Ultra di Indonesia.
Pada akhirnya, acara September akan menjadi momen penting bagi Apple. Publik akan melihat apakah perusahaan tetap memperkenalkan iPhone Ultra sesuai rencana.
Catatan: seluruh informasi mengenai jadwal, harga, dan kendala produksi dalam artikel ini masih berasal dari laporan tidak resmi.












