LintasPonsel.com – Cek Kesehatan Gratis: Pemerintah akan memulai pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah pada 4 Agustus 2025. Program ini akan diluncurkan serentak di 12 lokasi sekolah, madrasah, dan pesantren yang tersebar di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Sidoarjo, dan Tangerang.
“Baca Juga: Tom Holland Ungkap Kostum Baru Spider-Man di Film Terbaru“
Pemerintah Targetkan 53 Juta Siswa Ikut Cek Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa program CKG Sekolah menargetkan 53 juta peserta didik di seluruh Indonesia. Program ini akan menjangkau 282.317 sekolah dan lembaga pendidikan lainnya, termasuk SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, pesantren, dan Sekolah Rakyat.
Budi menjelaskan bahwa hasil awal dari program ini menunjukkan gigi sebagai keluhan paling umum, disusul gangguan penglihatan dan anemia.
Pemeriksaan Jiwa Jadi Fokus Tambahan Program CKG
Selain kesehatan fisik, pemerintah juga menambahkan pemeriksaan kesehatan jiwa dalam program ini.
Menurut Menkes Budi, selama ini deteksi dini gangguan mental pada anak belum berjalan optimal. Dengan adanya pemeriksaan jiwa, pemerintah berharap bisa mendeteksi dan menangani masalah sejak dini.
“Kita ingin anak-anak yang punya masalah kejiwaan bisa dikenali lebih awal agar tidak terlambat penanganannya,” ujar Budi.
CKG Jadi Langkah Awal Menuju SDM Unggul
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan pentingnya program ini dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Ia menyebut bahwa kesehatan adalah fondasi utama sebelum membangun kemampuan akademik dan keterampilan.
“Tanpa tubuh dan jiwa yang sehat, kemampuan anak-anak tidak bisa berkembang maksimal,” ujar Pratikno.
Dorongan untuk Perbaikan Gaya Hidup Sehat di Sekolah
Pratikno juga mengajak guru dan orang tua untuk menciptakan ekosistem hidup sehat bagi anak-anak. Ia menekankan pentingnya kualitas sanitasi, air bersih, dan kebersihan di lingkungan sekolah.
Selain itu, anak-anak perlu diajarkan memilih makanan sehat, menjaga kebersihan diri, dan rutin berolahraga.
“Kesehatan tidak cukup hanya dengan dicek. Harus ada perubahan perilaku sehari-hari,” kata Pratikno.
Jenis Pemeriksaan Disesuaikan dengan Jenjang Sekolah
Berdasarkan data Kemenkes, program ini menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun. Pemeriksaan disesuaikan dengan jenjang pendidikan.
- Untuk SD/sederajat, terdapat 13 jenis pemeriksaan seperti status gizi, tekanan darah, gigi, mata, telinga, dan kesehatan mental.
- Untuk SMP/sederajat, terdapat 15 jenis pemeriksaan termasuk tes hemoglobin dan skrining talasemia.
- Untuk SMA/sederajat, terdapat 14 jenis pemeriksaan, dengan tambahan pemeriksaan kesehatan reproduksi.
Program Prioritas Pemerintah Sejak Februari 2025
Rencana CKG merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Program ini diluncurkan sejak Februari 2025 sebagai bentuk komitmen memperkuat layanan kesehatan sejak usia dini.
Hingga saat ini, program CKG telah menjangkau 16,4 juta orang dan akan terus diperluas ke sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Pemerintah berharap program ini dapat mendorong budaya hidup sehat sejak dini.
“Baca Juga: Battlefield 6: Ini Spesifikasi PC Minimum dan Rekomendasi“












