LintasPonsel.com – Samsung diperkirakan akan menaikkan harga beberapa varian dari seri Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Samsung Galaxy Z Flip 8. Kenaikan tersebut kemungkinan terjadi pada model dengan kapasitas penyimpanan lebih besar.
Laporan dari media Korea, Newspim, menyebut Samsung menghadapi tekanan biaya produksi yang terus meningkat. Harga chipset dan memori mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Karena itu, Samsung mencoba menjaga harga model dasar tetap stabil. Namun, perusahaan kemungkinan menaikkan harga untuk varian 512GB dan 1TB.
Strategi ini sebenarnya sudah terlihat pada beberapa produk Samsung sebelumnya. Perusahaan lebih sering menaikkan harga pada model penyimpanan tinggi dibandingkan varian dasar.
“Baca Juga: Motorola Edge 70 Pro+ Siap Hadir dengan Zoom 50x“
Harga Memori dan AI Dorong Biaya Komponen
Kenaikan harga komponen menjadi salah satu faktor utama perubahan harga tersebut. Harga DRAM kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Selain itu, perkembangan teknologi AI juga ikut memengaruhi pasar semikonduktor global. Permintaan chip untuk kebutuhan AI terus meningkat setiap tahun.
Akibatnya, banyak produsen teknologi menghadapi biaya produksi yang lebih tinggi. Samsung pun harus menyesuaikan strategi harga untuk menjaga keuntungan perusahaan.
Meski begitu, Samsung tetap ingin mempertahankan daya tarik seri ponsel lipat mereka. Karena itu, perusahaan masih berusaha menjaga harga awal tetap kompetitif.
Galaxy Z Fold 8 Fokus pada Penyempurnaan
Beberapa bocoran awal mengungkap arah pengembangan Galaxy Z Fold 8. Samsung kabarnya lebih fokus pada penyempurnaan dibanding perubahan besar.
Rumor terbaru menyebut Samsung belum membawa peningkatan besar pada lipatan layar. Perubahan crease kemungkinan hanya mengalami peningkatan kecil dibanding generasi sebelumnya.
Selain itu, beberapa fitur juga dikabarkan belum hadir pada seri baru ini. Samsung kemungkinan belum memasukkan dukungan S Pen dan teknologi Privacy Display terbaru.
Keputusan tersebut diduga berkaitan dengan pengendalian biaya produksi. >Samsung tampaknya ingin menjaga harga dasar tetap stabil di tengah kenaikan biaya komponen.
Samsung Siapkan Peluncuran Akhir Juli
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan seri ponsel lipat terbarunya pada akhir Juli 2026. Perusahaan kemungkinan menggelar acara Galaxy Unpacked di London.
Saat ini, harga Galaxy Z Fold 8 versi dasar diprediksi masih berada di kisaran 1.999 dolar AS. Namun, model dengan kapasitas besar kemungkinan masuk kategori ultra-premium.
Sementara itu, seri Galaxy Z Flip 8 juga berpotensi mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikannya diperkirakan tidak sebesar seri Fold.
Persaingan Pasar Ponsel Lipat Semakin Ketat
Samsung memang masih memimpin pasar ponsel lipat global. Namun, persaingan semakin ketat setiap tahun.
Beberapa merek China terus menghadirkan desain lebih tipis dan baterai lebih besar. Langkah tersebut membuat pasar ponsel lipat semakin kompetitif.
Selain itu, kehadiran Apple di pasar ponsel lipat juga terus menjadi perhatian industri. Meski belum merilis produk, Apple tetap memberi tekanan besar pada kompetitor.
Kini Samsung menghadapi tantangan baru dalam pasar ponsel lipat. Perusahaan harus meyakinkan konsumen bahwa peningkatan Galaxy Z Fold 8 layak dengan harga lebih mahal.
“Baca Juga: Huawei Watch Fit 5 Punya Fitur Statistik Olahraga“











