LintasPonsel.com – Meta Platforms resmi membuka platform kacamata pintar mereka untuk pengembang pihak ketiga.
Keputusan ini menjadi langkah penting bagi masa depan perangkat wearable Meta. Kini, developer dapat membuat aplikasi baru untuk kacamata pintar Meta Ray-Ban Display.
Sebelumnya, pengguna hanya bisa memakai aplikasi bawaan buatan Meta. Karena itu, banyak pengguna merasa fitur perangkat masih cukup terbatas.
“Baca Juga: MacBook Neo Resmi Masuk Indonesia, Ini Harganya“
Meta Ingin Perluas Fungsi Kacamata Pintar
Meta menghadirkan dukungan aplikasi untuk iOS, Android, dan aplikasi web. Langkah ini membuka peluang penggunaan yang jauh lebih luas.
Selain itu, developer kini dapat memanfaatkan layar internal dan pengontrol Neural Band milik perangkat tersebut.
Meta berharap pengembang menciptakan aplikasi yang cocok dengan layar kecil pada kacamata pintar.
Layar Fokus pada Informasi Ringkas
Meta menjelaskan layar perangkat bukan untuk pengalaman visual penuh seperti headset AR besar.
Kacamata ini memakai layar monokuler dengan sudut pandang 20 derajat. Karena itu, Meta lebih fokus pada tampilan informasi singkat.
Perusahaan menyebut konsep tersebut sebagai information overlays atau lapisan informasi cepat.
CTO Meta, Andrew Bosworth, juga memperlihatkan contoh aplikasi bernama Darkroom Buddy.
Aplikasi tersebut membantu pengguna mengembangkan film fotografi melalui panduan singkat di layar.
Meta Dorong Developer Buat Aplikasi Baru
Meta mendorong developer membuat aplikasi streaming, data real-time, dan aplikasi sederhana lainnya.
Selain itu, Meta juga mempertimbangkan kehadiran mini game pada perangkat tersebut.
Dalam video demonstrasi, Meta memperlihatkan game seperti catur dan brick breaker.
Meski begitu, Meta tampaknya masih perlu meningkatkan pengalaman bermain di perangkat wearable mereka.
Pembaruan Baru Tambah Fitur Praktis
Selain membuka platform developer, Meta juga merilis beberapa fitur baru untuk pengguna.
Salah satu fitur baru memungkinkan pengguna membalas pesan melalui gerakan tangan.
Pengguna cukup menelusuri huruf menggunakan jari untuk mengetik pesan.
Selain itu, Meta menambahkan fitur perekaman layar internal. Pengguna kini dapat merekam tampilan layar bersamaan dengan sudut pandang kamera.
Fitur ini membantu pengguna menjelaskan pengalaman memakai kacamata pintar kepada orang lain.
Meta Tambahkan Live Caption untuk Panggilan
Meta juga menghadirkan fitur live caption untuk panggilan di Messenger, WhatsApp, dan Instagram.
Fitur tersebut membantu pengguna membaca teks percakapan secara langsung saat panggilan berlangsung.
Karena itu, fitur ini cocok digunakan di tempat ramai atau bising.
Meta Siapkan Masa Depan Wearable
Pengumuman ini muncul menjelang acara Meta Connect berikutnya. Banyak pengamat memperkirakan Meta akan memperkenalkan perangkat wearable baru pada acara tersebut.
CEO Mark Zuckerberg sebelumnya juga sempat memberi petunjuk mengenai generasi baru kacamata pintar Meta.
Meta tampaknya ingin memperkuat posisi mereka di pasar wearable modern.
Selain bersaing dengan Apple dan Vision Pro, Meta juga menghadapi persaingan dari Google dan Samsung.
Melalui dukungan aplikasi pihak ketiga, Meta berharap kacamata pintar mereka menjadi lebih berguna untuk aktivitas harian pengguna.
“Baca Juga: iPhone 17e Resmi di Indonesia, Memori Mulai 256GB“








