LintasPonsel.com – Qualcomm memperkenalkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, Snapdragon 8 Elite Gen 6, dan Snapdragon X2 Series di Indonesia.
Qualcomm memperkenalkan ketiga platform tersebut pada Snapdragon Partners & Media Event Indonesia 2026. Acara tersebut berlangsung pada 1 Oktober 2026.
Melalui platform terbaru, Qualcomm meningkatkan performa, kemampuan AI, gaming, kamera, konektivitas, dan efisiensi daya.
Selain itu, Qualcomm mengoptimalkan CPU, GPU, NPU, sensor, konektivitas, memori, dan konsumsi daya secara bersamaan.
Pendekatan tersebut membantu perangkat menjalankan Agentic AI secara lebih personal dan responsif.
“Baca Juga: Bocoran Huawei Mate 90 Series dan Desain Terbarunya“
Snapdragon 8 Elite Hadir dengan Dua Varian Flagship
Qualcomm menghadirkan dua varian flagship melalui Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menjadi varian tertinggi dalam jajaran tersebut. Qualcomm menargetkan chipset ini untuk kebutuhan AI, gaming, dan pembuatan konten kelas atas.
Platform tersebut dapat memproses teks, suara, dan gambar secara langsung. Selain itu, Qualcomm menghadirkan teknologi Adreno Neural Fusion pada varian Extreme.
Teknologi tersebut membantu chipset menghadirkan grafis gaming dengan dukungan AI. Qualcomm juga menggunakan CPU Oryon generasi terbaru pada kedua chipset.
Sementara itu, Snapdragon 8 Elite Gen 6 menawarkan keseimbangan antara performa, kemampuan AI, dan efisiensi daya.
Qualcomm menyiapkan platform tersebut untuk berbagai smartphone flagship. Sejumlah produsen global dan Indonesia akan memperkenalkan perangkat berbasis chipset tersebut.
Snapdragon X2 Series Tingkatkan Performa PC
Qualcomm juga memperkenalkan Snapdragon X2 Series untuk kategori komputer. Platform ini membawa peningkatan performa hingga 67% dibandingkan generasi sebelumnya.
Menariknya, Snapdragon X2 Series dapat mengurangi konsumsi daya hingga 43%. Pengguna juga dapat menjalankan perangkat dengan pengalaman yang lebih sejuk dan senyap.
Selain itu, Qualcomm meningkatkan kemampuan grafis melalui Adreno X2. Perusahaan juga menghadirkan NPU dengan kemampuan hingga 80 TOPS.
Kemampuan tersebut membuat Snapdragon X2 Series memproses AI hingga 67% lebih cepat. Dengan demikian, PC dapat menjalankan lebih banyak fitur AI secara langsung.
Qualcomm juga mencatat lebih dari 7.300 aplikasi kompatibel dengan Snapdragon PC. Selain itu, ekosistem tersebut mendukung lebih dari 3.000 game.
Snapdragon Perluas Ekosistem ke Berbagai Perangkat
Qualcomm terus memperluas Snapdragon ke berbagai kategori perangkat. Perusahaan menghadirkan Snapdragon C untuk laptop entry-level.
Platform tersebut menawarkan performa responsif, efisiensi daya, dan kemampuan AI. Qualcomm juga memperluas Snapdragon X Series ke Windows, Googlebook, dan Linux.
Selain komputer, Qualcomm memamerkan perangkat XR, audio, wearable, dan gaming dalam acara tersebut.
Perangkat yang tampil mencakup Ray-Ban Meta Glasses, Meta Quest 3, Bose Headphones, dan Earbuds.
Qualcomm juga menampilkan Lenovo Legion Gaming Tab dan Samsung Watch Ultra 2. Perangkat tersebut menunjukkan luasnya ekosistem Snapdragon.
Qualcomm Fokus Menghadirkan Manfaat AI bagi Konsumen
Qualcomm menyoroti empat manfaat utama teknologi Snapdragon bagi konsumen. Pertama, AI langsung pada perangkat dapat membantu aktivitas produktivitas sehari-hari.
Kedua, efisiensi daya dan konektivitas ant perangkat dapat memberikan pengalaman penggunaan yang lebih fleksibel.
Ketiga, performa tinggi mendukung kebutuhan gaming dan pembuatan konten. Keempat, AI lokal dapat mendukung pengenalan objek dan otomatisasi.
Qualcomm juga terus bekerja sama dengan produsen perangkat dan mitra ekosistem. Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan teknologi yang lebih relevan bagi konsumen Indonesia.
Qualcomm Perkuat Peran Indonesia dalam Ekosistem Snapdragon
Qualcomm menilai Indonesia dan Asia Tenggara memiliki peran penting dalam perkembangan ekosistem perangkat pintar.
Karena itu, perusahaan akan terus bekerja sama dengan produsen perangkat dan mitra lokal. Qualcomm ingin menghadirkan perangkat yang lebih cerdas, personal, responsif, dan efisien.
Untuk Indonesia, setiap produsen akan menentukan harga dan jadwal ketersediaan produknya. Qualcomm tetap berfokus mengembangkan komputasi berperforma tinggi, hemat daya, dan berbasis AI.
“Baca Juga: Layar iPhone Duo Samarkan Crease, Ini Tantangannya“












