LintasPonsel.com – Pendiri Core Devices, Eric Migicovsky, memberikan penjelasan mengenai kebijakan garansi Pebble Time 2 yang hanya berlaku selama 30 hari.
Kebijakan tersebut memicu kritik dari sejumlah pengguna dan media teknologi. Banyak pihak menilai masa garansi itu terlalu singkat untuk sebuah smartwatch.
Meski begitu, Migicovsky tidak mengubah kebijakan resmi perusahaan.
Ia justru menegaskan bahwa kepercayaan pengguna memiliki nilai yang lebih penting dibandingkan lamanya masa garansi yang tertulis.
Menurutnya, hubungan baik dengan pelanggan harus dibangun melalui tindakan nyata, bukan sekadar dokumen garansi.
“Baca Juga: Galaxy Z Fold 8 Ultra Edisi Messi Dibanderol Rp200 Juta“
Core Devices Klaim Tetap Mengganti Unit yang Rusak
Situs resmi Core Devices masih mencantumkan garansi selama 30 hari.
Namun, perusahaan menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel setelah perangkat mulai digunakan pelanggan.
Migicovsky menjelaskan bahwa timnya tetap mengganti perangkat yang mengalami kerusakan perangkat keras.
Perusahaan tidak membatasi penggantian berdasarkan masa garansi selama kerusakan tersebut dapat diverifikasi.
Pendekatan itu menunjukkan bahwa Core Devices ingin menjaga kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.
Ratusan Pebble Time 2 Sudah Diganti Secara Gratis
Core Devices mengungkapkan bahwa mereka telah mengganti sekitar 330 unit Pebble Time 2.
Jumlah tersebut berasal dari lebih dari 19.000 smartwatch yang telah dikirim kepada pelanggan.
Seluruh penggantian dilakukan tanpa melihat apakah masa garansi masih berlaku.
Data tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan benar-benar menjalankan komitmen yang disampaikan Migicovsky.
Meski memiliki sumber daya terbatas, tim kecil tersebut tetap berusaha memberikan layanan terbaik kepada pengguna.
Tim Kecil Sulit Menyamai Garansi Perusahaan Besar
Migicovsky mengakui bahwa Core Devices tidak bisa memberikan layanan yang sama seperti Samsung, Apple, atau Google.
Perusahaan-perusahaan besar itu menawarkan garansi standar hingga satu tahun untuk perangkat wearable mereka.
Sementara itu, Core Devices hanya memiliki lima anggota tim.
Karena itu, perusahaan memilih fokus pada penyelesaian masalah pelanggan daripada menawarkan masa garansi yang panjang.
Migicovsky percaya bahwa rekam jejak pelayanan lebih berarti dibandingkan angka garansi di atas kertas.
Proses Klaim Garansi Dibuat Sederhana
Core Devices juga menyederhanakan proses klaim bagi pemilik Pebble Time 2.
Pengguna hanya perlu mengirim laporan melalui aplikasi Pebble.
Laporan tersebut harus disertai foto atau video yang menunjukkan kerusakan perangkat.
Tim kemudian memeriksa laporan tersebut sebelum mengambil keputusan.
Jika kerusakan terbukti berasal dari perangkat keras, perusahaan akan mengirim unit pengganti tanpa biaya tambahan.
Pendekatan ini berlaku meskipun masa garansi resmi telah berakhir.
Core Devices Siapkan Opsi Perbaikan Mandiri
Selain layanan penggantian, Migicovsky juga mempertimbangkan langkah baru.
Ia berencana menjual komponen kaca depan secara terpisah.
Rencana tersebut bertujuan membantu pengguna yang ingin memperbaiki smartwatch secara mandiri.
Meski belum resmi diluncurkan, langkah itu menunjukkan komitmen perusahaan terhadap perbaikan perangkat.
Konsep tersebut juga mengikuti tren yang mulai diterapkan beberapa produsen teknologi besar.
Kepercayaan Menjadi Nilai Utama Pebble
Kebangkitan Pebble membawa pendekatan yang berbeda dibandingkan banyak produsen smartwatch lainnya.
Core Devices memilih membangun hubungan dengan pelanggan melalui pelayanan yang konsisten.
Perusahaan lebih mengutamakan penyelesaian masalah dibandingkan berlindung di balik aturan garansi.
Strategi tersebut memang mengandung risiko.
Namun, hingga saat ini, pendekatan itu mendapat respons positif dari banyak penggemar Pebble.
Bagi calon pembeli Pebble Time 2, keputusan membeli perangkat ini tidak hanya bergantung pada masa garansi.
Keputusan tersebut juga bergantung pada kepercayaan terhadap komitmen tim kecil yang terus berusaha menjaga kepuasan penggunanya.
“Baca Juga: Galaxy Fit 3 Dilaporkan Alami Masalah Green Line“








