Portal Berita Game Dan Informasi Teknologi Gadget, Cara Cheat Game, FF Mod Apk Paling Update Di Tahun 2020

Framework Laptop 13 Pro Naik Harga karena Krisis RAM

Framework Laptop 13 Pro Naik Harga karena Krisis RAM
Framework Laptop 13 Pro Naik Harga karena Krisis RAM

LintasPonsel.com – Framework mengumumkan kenaikan harga Laptop 13 Pro karena krisis memori global. Perusahaan menyebut kondisi ini sebagai dampak dari fenomena yang dikenal dengan istilah RAMageddon.

Framework menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan langkah yang mudah. Namun, perusahaan harus menyesuaikan harga setelah menerima pembaruan biaya dari pemasok memori.

Menurut Framework, harga modul memori terbaru meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan stok sebelumnya.

Kenaikan biaya tersebut akhirnya memengaruhi harga jual Laptop 13 Pro.

“Baca Juga: Samsung Galaxy XR Resmi, Kacamata Pintar AI Berbasis Gemini

Krisis Memori Ganggu Konfigurasi Preorder

Framework mengaku masih memiliki stok modul memori LPCAMM2 yang cukup untuk memenuhi seluruh preorder.

Namun, perusahaan tidak memiliki kombinasi kapasitas memori yang sesuai dengan seluruh pesanan pelanggan.

Akibatnya, beberapa pelanggan menerima perubahan konfigurasi memori pada pesanan mereka.

Selain itu, perubahan tersebut juga memengaruhi harga akhir yang harus dibayarkan.

Dan Framework pun langsung memberi pemberitahuan kepada pelanggan yang terdampak.

Framework Tawarkan Refund Penuh

Framework meminta maaf atas perubahan konfigurasi dan harga tersebut.

Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan menawarkan pembatalan pesanan dengan pengembalian deposit secara penuh.

Pelanggan dapat memilih melanjutkan pesanan dengan spesifikasi baru atau membatalkan transaksi tanpa kehilangan uang muka.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kekecewaan pelanggan yang sudah melakukan preorder sejak awal.

Harga Laptop 13 Pro Kini Lebih Mahal

Framework juga memperbarui harga resmi untuk pembeli baru.

Saat ini, Laptop 13 Pro versi prebuilt dengan prosesor Intel Core Ultra 5 325, RAM 16GB, dan penyimpanan 512GB dibanderol mulai dari USD1.599.

Harga tersebut naik USD100 dibandingkan pengumuman awal.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa biaya komponen memori mulai memberikan dampak langsung terhadap harga laptop premium.

Framework Pilih Bersikap Transparan

Framework menjadi salah satu produsen yang terbuka mengenai dampak krisis memori global.

Perusahaan menjelaskan penyebab kenaikan harga secara rinci kepada konsumennya.

Selain itu, Framework juga terus memberikan informasi terbaru melalui blog resminya.

Perusahaan berharap keterbukaan tersebut dapat membantu pelanggan memahami kondisi pasar saat ini.

Krisis Memori Masih Berpotensi Berlanjut

Kenaikan harga Laptop 13 Pro menunjukkan bahwa pasokan komponen masih menjadi tantangan bagi industri komputer.

Jika harga memori terus meningkat, produsen lain juga berpotensi menyesuaikan harga produknya.

Karena itu, konsumen yang berencana membeli laptop baru sebaiknya memantau perkembangan harga dalam beberapa waktu ke depan.

Framework menegaskan bahwa perusahaan akan terus memberikan informasi terbaru apabila kondisi pasar kembali berubah.

“Baca Juga: Galaxy Watch Ultra 2 Resmi, Baterai 800mAh dan Lebih Tipis